Rabu, 23 Juli 2008

NAB / NAV itu apa sih ?

Dalam dunia asuransi saat ini di kenal sebuah produk yang dikaitkan dengan investasi. Produk ini sering dinamakan sebagai produk unit link. Kita membeli produk ini dengan sejumlah uang yang akan di konversi ke dalam unit.


Setiap unit akan bernilai kedalam sejumlah uang yang sering dinamakan sebagai NAB (Nilai Aktiva Bersih) atau NAV ( Nett Asset Value). Nilai ini lah yang kemudian akan mengkonversikan jumlah uang menjadi unit NAB / NAV.


Sebagai Ilustrasi, jika kita memiliki uang sebesar Rp. 10.000.000 dan harga satu unit untuk suatu jenis investasi adalah Rp. 1000, maka jumlah unit yang akan kita peroleh adalah 10. 000 unit (10.000.000 / 1.000).

Perusahaan asuransi biasanya akan bekerja sama dengan Manager investasi dalam mengolah dana investasi nasabah. Nilai NAB awal akan di keluarkan oleh manager investasi tersebut, kemudian akan diolah oleh perusahaan asuransi sehingga akan muncul nilai NAB dari perusahaan Asuransi.

Jumat, 06 Juni 2008

Asuransi Seumur Hidup


Banyak dari sebagian masyarakat tidak paham akan jenis asuransi seumur hidup. yang sebetulnya merupakan sebuah jenis asuransi yang memberikan proteksi asuransi jiwa terhadap seseorang selama dia hidup.


Asuransi seumur hidup adalah asuransi yang memberikan proteksi atas kematian yang akan terjadi pada jiwa seseorang. Biasa nya ada batasan usia yang diberikan untuk masa asuransi jenis ini. Sebagai contoh batasan asuransi jiwa ini hanya mencapai usia 90 - 100 tahun. Dengan kata lain jika seseorang meninggal sebelum usia ini maka Uang pertanggungan akan dibayarkan. Tetapi apa bila seseorang mencapai usia tersebut maka akan dibayarkan sejumlah jika ia meninggal.


Untuk Asuransi seperti ini biasanya mengandung unsur tabungan (saving) karena jika suatu saat seseorang ingin membatalkan polis nya biasanya akan mandapatkan jumlah uang yang telah terkumpul dari bagian premi yang menjadi tabungan tertanggung.


Untuk jenis asuransi seumur hidup tertentu bahkan ada yang memberikan pengembalian premi jika mencapai tahun tertentu pada masa pembayaran premi biasanya pada tahun ke 10 sampai tahun ke 20.


Asuransi seumur hidup memberikan beberapa pilihan cara bayar, untuk pembayaran tahunan biasanya memiliki rentang waktu 10 - 17 tahun untuk proteksi sampai dengan usia 90 - 100 tahun sedangkan ada juga pembayaran dengan sekaligus yang hanya melakukan pembayaran sekali saja untuk proteksi yang sama.


Rabu, 21 Mei 2008

Life Insurance Medical Exam


When applying for a life insurance policy, you may be asked to take a medical exam. Generally, if you’re under age 40 and applying for life insurance coverage of less than $100,000, you probably won't have to take a medical exam. However, the older you are, the less life insurance you can buy without a medical exam. Of course, these figures also depend on your health history and the underwriting guidelines of the insurance company you choose.


A typical medical exam may include a basic physical, blood work, and urine tests. Some insurance companies also require EKGs and/or treadmill EKGs (stress tests), especially for large life insurance policies. You'll also have to provide information on your medical history, including the names of doctors you've seen, dates you saw them, and any treatment recommended. A nurse or doctor (often an independent contractor) who is paid by the insurance company will normally conduct the exam.


If you have a medical condition, there's really nothing you can do to hide it. In fact, you shouldn't even try. Insurance companies have access to an amazing amount of medical information through the Medical Information Bureau, so even if you attempt to obscure the facts, there's a good chance an insurance company will find the information it needs. In addition, if the insurance company discovers you have withheld information, it will look at everything else much more closely. And if you died as a result of the illness, your insurance company may opt not to pay your death benefit.


There are a number of simple steps you can take to make sure you get the best possible results at your medical exam:

- Get a good night's sleep the night before the exam
- Fast for eight hours before the exam if possible to ensure the most accurate results
- Don't smoke for at least one hour before the exam
- Avoid caffeine for at least one hour before the exam
- Avoid alcohol for at least eight hours before the exam
- Don't engage in strenuous exercise for 24 hours before the exam
- Limit your consumption of salt and cholesterol for 24 hours before the exam
- Cancel the exam if you get sick – even a minor infection can distort the results