Rabu, 21 Mei 2008

Life Insurance Medical Exam


When applying for a life insurance policy, you may be asked to take a medical exam. Generally, if you’re under age 40 and applying for life insurance coverage of less than $100,000, you probably won't have to take a medical exam. However, the older you are, the less life insurance you can buy without a medical exam. Of course, these figures also depend on your health history and the underwriting guidelines of the insurance company you choose.


A typical medical exam may include a basic physical, blood work, and urine tests. Some insurance companies also require EKGs and/or treadmill EKGs (stress tests), especially for large life insurance policies. You'll also have to provide information on your medical history, including the names of doctors you've seen, dates you saw them, and any treatment recommended. A nurse or doctor (often an independent contractor) who is paid by the insurance company will normally conduct the exam.


If you have a medical condition, there's really nothing you can do to hide it. In fact, you shouldn't even try. Insurance companies have access to an amazing amount of medical information through the Medical Information Bureau, so even if you attempt to obscure the facts, there's a good chance an insurance company will find the information it needs. In addition, if the insurance company discovers you have withheld information, it will look at everything else much more closely. And if you died as a result of the illness, your insurance company may opt not to pay your death benefit.


There are a number of simple steps you can take to make sure you get the best possible results at your medical exam:

- Get a good night's sleep the night before the exam
- Fast for eight hours before the exam if possible to ensure the most accurate results
- Don't smoke for at least one hour before the exam
- Avoid caffeine for at least one hour before the exam
- Avoid alcohol for at least eight hours before the exam
- Don't engage in strenuous exercise for 24 hours before the exam
- Limit your consumption of salt and cholesterol for 24 hours before the exam
- Cancel the exam if you get sick – even a minor infection can distort the results


Senin, 14 April 2008

Asuransi Unit Link


Asuransi unit link adalah sebuah jenis asuransi yang mengkombinasikan resiko asuransi dengan investasi. Resiko asuransi diantaranya adalah : Kematian, kecelakaan, Cacat tetap, cacat sementara, kesehatan dan lain-lain.

Dari ilustrasi diatas maka dapat di lihat bahwa orang yang membeli asuransi unit link adalah orang yang menginginkan adanya pendapatan investasi tetapi tetap mendapatkan proteksi terhadap resiko asuransi.

Jika kita ingin mendapatkan nilai investasi yang tinggi maka lebih baik memilih beberapa jenis instrument investasi, sedangkan jika kita ingin mendapatkan proteksi asuransi yang signifikan maka kita lebih baik memilih jenis asuransi yang sesuai dengan kebutuhan kita. Tetapi jika kita menginginkan kedua-duanya, maka jenis asuransi unit link sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan anda tersebut.

Ada dua jenis asuransi unit link didasarkan pada jenis pembayaran premi yang dilakukan. Kedua jenis pembayaran unit link tersebut adalah pembayaran sekaligus dan reguler. Pembayaran sekaligus adalah sejumlah pembayaran minimal yang dibayarkan kepada perusahaan asuransi dan hanya dibayarkan sekali saja pada saat asuransi dimulai, ditambah dengan pembayaran premi sukarela tambahan yang ditambahkan setelah asuransi berjalan. Premi tambahan ini sering dinamakan sebagai premi Tops Ups.

Premi reguler adalah sejumlah premi yang dibayarkan secara berkala/rutin pada selang periode yang ditentukan oleh pemegang polis/tertanggung ditambah dengan jumlah premi Tops Ups reguler yang telah disepakati sebelumnya.

Selasa, 01 April 2008

Asuransi Dwiguna


Asuransi Dwiguna secara umum dapat diartikan sebagai sebuah bentuk asuransi yang memberikan proteksi terhadap resiko kematian dan juga memberikan tabungan apabila tertanggung hidup pada akhir masa asuransi.

Perusahaan asuransi biasanya memberikan nama untu produk ini sangat beraneka ragam, tergantung segmen pasar apa yang akan di tembjus melalui produk ini.

Produk asuransi ini dapat memberikan nilai tunai apa bila polis ingin di tebus, tetapi sayang nya jumlah nilai tunai tidak sesuai dengan jumlah premi yang di setor kecuali penebusan dilakukan mendekati akhir dari masa asuransi. Hal ini di sebabkan oleh besarnya biaya yang harus dikeluarkan pada awal masa polis berjalan masih belum cukup di tutupi oleh hasil investasi yang telah berjalan.

Oleh karena hal diatas, maka sebaiknya disarankan jika kita ingin memperoleh proteksi resiko kematian tetapi tetap ingin mendapatkan dana jika tidak terjadi resiko kematian maka lebih baik mengambil jenis produk seperti ini.